Lukisan Motif Tersendiri Dikembangkan Seniman Ubud
GriyaWisata.com- Seniman dari sejumlah banjar (dusun) di ubut, Kabupaten Gianyar yang pernah belajar dari Walter Spies, seniman warga negara Jerman yang lama bermukim di daerah itu, akhirnya mengembangkan lukisan bermotif sendiri.
"Kondisi itu menghasilkan karya seni lukis yang bermutu yang tetap kokoh dan lestari hingga sekarang," kata pelaku seni di Bali Anak Agung Gede Rai di Denpasar, Kamis (3/4/2014) kemarin.
Pendiri dan pengelola Museum Arma di Perkampungan seniman Ubud itu menjelaskan, seniman asal Banjar Padang Tegal misalnya berkat dari Walter Spies mewarisi lukisan wayangnya gaya Sobrat, Turas, Ketut Ding, Ketut Rungun dan Moleh.
Sedangkan seniman asal Pengosekan seperti Wayang Kobot, Baret, Liyer, Wayang Stail Grudug serta banjar Taman dengan tokohnya pelukis Meja.
Seniman yang mengembangkan gaya personal sesuai karakter masing- masing, malahan gaya Ketut Ding dengan tetangga sebelah seperti Moleh ternyata memiliki ciri kesan yang berbeda satu sama lain.
"Satu guru satu ilmu, satu tempekan, satu tema misalnya Sita Labuh Geni, ternyata memvisualisasikan karakter pribadi masing- masing. Grudug, Tebesaya, menerapkan warna monokromatik cerah pada kanvas berukuran jumbo, narasi cerita wayang hampir tuntas dilukiskan dalam satu kanvas, sehingga satu karakter wayang yang sama bosa tampil berulang- ulang dalam satu tuntunan cerita," ujar Agung Rai.
Sementara seniman Pengosekan lebih senang mengangkat tema filfasat melalui penggambaran tokoh wayang dewata yang cenderung anthropomorpik dengan warna nyaris monokromatik menggunakan tekni pribadi.
Tanda aura kedewataan lenyap diganti himpunan awon- awon yang digarap sangat halus, masif, namun tidak mereduksi makna tokoh sentral luarbiasa.
Bahkan, yang lebih luar biasa lagi, momentum ketika Ratu Elizabet II asal Inggris tahun 1974 berkenan berkunjung ke Pengosekan, Ubud hanya untuk mengenal dari dekat situasi desa yang telah melahirkan karya seni lukis bermutu.
"Ratu Elizabeth II mengunjungi Mangku Gina yang kala itu banyak mengsilkan karya- karya seni yang sangat diminati pencintaannya di luar negeri," terangnya.[ant]
- Kamis, 10 April 2014 11:40
- Kamis, 10 April 2014 08:20
- Jumat, 4 April 2014 13:20
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19


