Griyawisata.com, Tegal, Bermacam - macam motif batik Tegal bisa dilihat di Griya batik tulis tegal di kelurahan bandung kecamatan tegal selatan, kota tegal. Peresmian dilaksanakan oleh ketua dewan kerajinan nasional daerah kota tegal tatik sudiati adi winarso,. Griya batik didirikan sebagai pusat perdagangan dan pendidikan batik tulis di Kota Batik Tegal Selain terdapat aneka batik tulis siap jual,. Dalam griya tsb juga ditampilkan semua proses pembuatan batik tulis, mulai dari menggambar hingga mewarnai.
Saat ini, batik tulis Tegal terancam kehilangan generasi, karena sebagian besar generasi muda di sana memilih bekerja ke Jakarta sebagai penjaga warteg. Selain itu juga karena Pendapatan pembuat batik Tegal semakin tidak memadai. Pasalnya, harga bahan baku semakin mahal, sementara harga jual kain batik tidak mengalami kenaikan. Padahal, waktu pembuatannya sangat lama. Rata-rata dalam sehari menghabiskan waktu empat hingga enam jam untuk membatik.
Kenaikan harga bahan baku tersebut tidak diimbangi dengan kenaikan harga jual kain batik. Selama ini, sebagian pembatik masih tergantung pada pedagang batik. Kain batik tersebut dijual ke pedagang Rp 80.000 per lembar.
Sebagian besar generasi muda enggan menjadi pembatik tulis. Sejak beberapa tahun terakhir, mereka memilih merantau ke Jakarta, dan bekerja sebagai pedagang atau penjaga warteg. Dengan kondisi seperti ini, profesi pembatik tulis semakin tidak diminati.
Biasanya yang masih mau membatik hanya perempuan-perempuan yang sudah menikah dan punya anak. "Kalau masih gadis, mereka memilih ke Jakarta, yang ada hasilnya. Hingga saat ini, jumlah pembatik di kota tegal sekitar 200 orang yang berada diwilayah tegal selatan,. Untuk menggairahkan kehidupan batik tulis tegal sejak tahun 2003, pemkot tegal mawajibkan pegawainya mengenakan baju batik pada hari kamis.[tg/vo]
| < Prev | Next > |
|---|

