Griyawisata.com, Pulau Pombo merupakan taman pulau yang memiliki masih mempunyai kekhasan flora dan fauna beserta ekosistemnya yang perlu dilindungi dan perkembangannya kawasan konservasi sumber daya alam dengan kategori kawasan suaka alam.
Penetapan kawasan suaka alam dilakukan melalui SK. Menteri Pertanian Nomor : 327/Kpts/Um/7/1973 tanggal 25 Juli 1973 dengan luas 1.000 ha, termasuk daratan, terumbu karang (coral reef) dan lagun. Pulau Pombo saat ini dijadikan sebagai kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya (UU No. 5 Tahun 1990, Pasal 17.1). Kawasan suaka alam Pulau Pombo, adalah sumber daya laut yang perlu dikembangkan menjadi asset Nasional dan dapat mendorong percepatan tercapainya sasaran Pembangunan Nasional pada umumnya.
Pulau yang berpotensi tinggi di Propinsi Maluku ini, secara geografis terletak di antara Pulau Ambon dan Pulau Haruku dengan koordinat 128 derajat 22'09" BT dan 3 derajat 31'35" LS. Sedangkan secara administratrif pemerintahan kawasan ini termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah. Namun, pada umumnya, topografi lapangan kawasan konservasi adalah datar dengan ketinggian rata-rata 0 sampai 4 m di atas permukaan laut. Kejernihan air lautnya memungkinkan tembus pandang ke dasar laut yang berupa taman laut yang indah. Disaat waktu surut, daratan karang yang sangat indah ini muncul di permukaan laut.
Taman Laut Pulau Pombo memiliki pemandangan laut nan indah yang berupa batu-batu karang yang tersusun rapi sangat alamiah, dimana karang tersebut merupakan sebagai habitat jenis ikan hias, zoo-plankton dan kerang-kerangan. Selain taman bawah laut, Pulau Pombo juga merupakan tempat singgah dan bersarang salah satu jenis burung khas / endemik Maluku yaitu burung Pombo (Ducula bicolor) dan berbagai jenis burung lainnya.
Pulau Pombo, merupakan taman laut yang banyak dimanfaatkan, antara lain :
- Sebagai sarana penelitian dan laboratorium lapangan studi kelautan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi (P3O)-LON/LIPI dan PUSDI-PSL/EPM serta Fakultas Perikanan UNPATTI.
- Sebagai sarana pendidikan dan latihan konservasi sumber daya alam dan pariwisata alam (ecoturisme) : kader konservasi, pencinta alam, pemandu wisata alam oleh BKSDA Wilayah VIII-Kanwil Dephut Propinsi Maluku bekerjasama dengan Kanwil Depparpostel dan Dinas Pariwisata Propinsi Maluku.
- Sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat setempat. Masyarakat selain memperoleh manfaat ekonomi dari hasil menyewakan alat angkutan air (perahu, speed-boat dll.), juga sebagai sumber perikanan tradisional (ikan dan kerang-kerangan) baik pada musim barat maupun musim timur serta sebagai tempat istirahat bagi para nelayan.
Cara mencapai Ke Pulau Pombo, yakni :
Untuk mencapai kawasan Taman Laut Pulau Pombo, dapat ditempuh dari Ambon ke Tulehu atau ke Waai atau ke Liang melalui jalan darat dengan waktu lebih kurang setengah sampai satu jam. Kemudian dilanjutkan melalui laut dari Tulehu ke Pulau Pombo atau dari Waai ke Pulau Pombo atau dari Waai ke Pulau Pombo atau dari Liang ke Pulau Pombo (15 menit) dengan menggunakan speed-boat pada musim barat. Sedangkan pada musim timur biasanya cuacanya buruk, sehingga diperlukan waktu yang lebih lama yaitu antara 20 sampai 30 menit.[wlmn]
| Next > |
|---|





