Upacara Adat Rambu Solo

E-mail Print

Griyawisata.com, Upacara Adat Rambu Solo adalah upacara adat kematian masyarakat Tana Toraja (upacara penyempurnaan kematian). Hal ini dilakukan untuk menghormati dan mengantarkan arwah orang yang meninggal dunia menuju alam roh, yaitu kembali kepada keabadian bersama para leluhur mereka di sebuah tempat peristirahatan yang disebut Puya, di bagian selatan tempat tinggal manusia.

Disebut dengan upacara penyempurnaan kematian, karena orang yang meninggal baru dianggap benar-benar meninggal setelah seluruh prosesi upacara ini lengkapi. Jika belum, maka orang yang meninggal tersebut hanya dianggap sebagai orang sakit atau lemah, sehingga ia tetap diperlakukan seperti halnya orang hidup, yaitu dibaringkan di tempat tidur dan diberi hidangan makanan dan minuman, bahkan selalu diajak berbicara. Upacara Rambu Solo menjadi sebuah kewajiban, sehingga dengan cara apapun masyarakat Tana Toraja akan mengadakannnya sebagai bentuk pengabdian kepada orang tua mereka yang meninggal dunia.

Di dalam upacara Rambu Solo terdapat berbagai atraksi budaya yang dipertontonkan, di antaranya: Adu kerbau (mappasilaga tedong), kerbau-kerbau yang akan dikorbankan diadu terlebih dahulu sebelum disembelih, dan Adu kaki (sisemba). Namun juga didalam acara juga dipentaskan beberapa musik tradional, seperti papompan, padali-dali dan unnosong, serta beberapa tarian, seperti pabadong, padondi, paranding, pakatia, papapanggan, passailo dan papasilaga tedong.

Namun yang lebih unik lagi dalam acara tersebut, kerbau disembelih dengan cara menebas leher kerbau hanya dengan sekali tebasan. Jenis kerbau yang disembelih pun bukan kerbau biasa, tetapi kerbau bule (tedong bonga) yang harganya cukup mahal sampai dengan 50 juta perekor (2009).

Selain itu, didalam acara terdapat pemandangan yang sangat menakjubkan, yaitu ketika iring-iringan para pelayat yang sedang mengantarkan jenazah menuju Puya, dari kejauhan tampak kain merah panjang bagaikan selendang raksasa membentang di antara pelayat tersebut.[wlmn]

KOMENTAR (0)

Tulis Komentar

 
visit_makassar2011_gw
jelajah_misstour_makassar

Makassar Highlight

Prev Next Page:

Kunjungan Media Malaysia untuk Visit Makassar Year2011

Kunjungan Media Malaysia untuk Visit Makassar Year2011

Griyawisata.com, Rencana kunjungan wartawan media dari Malaysia ke Makassar pertengahan Desember ini dalam rangka memperkenalkan rangkaian kegiatan yang mendukung Visit Makassar Year 2011. Seperti diungkapkan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin saat memberikan keterangan pers tentang Indonesia Tourism Award (ITA) 2010...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Benda-Benda Bersejarah di Museum Kota Makassar

Griyawisata.com, Museum Kota adalah bangunan dua lantai bergaya Eropa abad ke-17 berdiri dengan kokoh dan gagah tepat di tengah Kota Makassar. Gedung museum ini dahulunya merupakan Kantor Balaikota Makassar. Di dalam gedung ini tersimpan 560 koleksi benda bersejarah yang merekam perjalanan Kota...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Tari Paraga, Suku Bugis Makassar

Griyawista.com, Makassar adalah sebuah kota budaya urban yang terbentuk akibat pencampuran beragam budaya, mulai dari budaya suku bugis, suku makassar, suku mandar dan suku toraja. Ke-empat rumpun budaya ini telah berasimilasi dengan beberapa unsur etnis lainnya berinteraksi dan berkomunikasi mewarnai kehidupan...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Tari Tradisional Makassar "Pakarena"

Griyawisat.com, Tari Pakarena adalah tarian tradisional dari makassar, Indonesia. Pada abad 20, tari ini mulai keluar dari tradisi istana dan menjadi pertunjukan yang sangat populer. Tari ini sangat enerjik, terkadang juga begitu hingar bingar oleh musik, namun diiringi oleh tarian...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Sop Saudara Makassar

Griyawisata.com, Sop Saudara merupakan masakan khas daerah Makassar, berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar seperti daging sapi/kerbau yang dimasak dengan aneka bumbu dan disajikan bersama nasi putih atau ketupat dengan ikan Bakar sebagai tambahan lauknya.

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Events Schedule

Mountain & Rafting

Puncak Merapi, Yogyakarta Griyawisata.com, Puncak Merapi merupakan salah satu gunung berapi di Yogyakarta. Gunung Merapi letaknya kurang lebih 30 ...
 
Pecinta Alam Dating Berkunjung Ke Gunung Slamet Griyawisata.com, Gunung Slamet berada di barat laut atau sekitar 30 kilometer dari Kota Purbalingga. Setiap tahun, khusu...
 
Wisata Uji Nyali di Sungai Logawa, Banyumas Griyawisata.com, Sungai Logawa, Banyumas, merupakan wisata untuk melakukan uji nyali berkaitan dengan kegiatan arung jer...
 

Nasional

Pekanbaru Bangun Sarana Ski Air

Griyawisata.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menganggarkan dana sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan sarana olahraga ski...

Menyambut Natal, di Sudut-Sudut Jalan Papua Terdapat Ornamen Natal

Griyawisata.com, Tahun ini nampaknya sangat ramai untuk menyambut natal dan tahun baru, karena setiap kota...

Pantai Widara Payung

Griyawisata.com, Mau berselancar dengan ombak tinggi, Pantai Widara Payung jawabannya. Pantai ini banyak yang mengenalnya, karena panorama pantainya...

Internasional

Pusat Penelitian Terumbu Karang, Dibangun Di Australia

Griyawisata.com, Pusat penelitian terumbu karang pertama di dunia dibangun di sebelah selatan gugusan karang Great...

Pemandangan Nan Indah San Diego, California

Griyawisata.com, Memang sungguh luar biasa pemandagan kota Internasional yang ada didunia ini, seperti salah satunya...

Festival Parade Lampu Malam

Griyawisata.com, Setiap tahun pada bulan Juni, New York mengadakan Festival Parade Lampu Malam yang berasal...

Culinary Corner

Tip & Trik Menggulai Daun Singkong

News image

Griyawisata.com, Gulai Daun Singkong adalah salah satu masakan sayur yang disukai warga kota Medan. Dimana...

Resep Membuat Kue Nastar Disaat Natal

Griyawisata.com, Kue Nastar sangat cocok di sajikan untuk bersantai dan menjamu rekan maupun kerabat yang...

Ikan Gurami Bakar Kecap

Bahan-bahan:- 1 ekor (600 g) ikan gurami hidup- 1 sdt garam- 2 sdm air jeruk...