Griyawisata.com, Sebuah ledakan di Domodedovo Airport, kawasan tenggara kota Moskow, menewaskan sampai 31 orang Senin (24/01) siang. Aksi yang diduga bagian dari serangan teroris ini juga melukai sidikitnya 130 orang seperti yang dikatakan oleh staff kementerian kesehatan yang dikutip oleh Interfax, 20 orang diantaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Pejabat setempat menyebutkan bahwa keadaan 'siaga satu' diterapkan di Dua bandara utama Moscow lainnya serta terjadi peningkatan penjagaan pasukan keamatan di seluruh kota Moskow.
Ledakan, yang terjadi di dekat sebuah kafe di luar area kedatangan internasional, terjadi pada pukul 16:37 waktu setempat. Menurut Rusia Air Transport Agency Pesawat dari Dusseldorf, Jerman, dan Odessa, Ukraina, telah mendarat di setengah jam sebelumnya. Tepat sebelum ledakan, pesawat tiba dari London.
Domodedovo adalah bandara terbesar dan tersibuk di Rusia dan Digunakan oleh banyak maskapai penerbangan besar dunia seperti United, Lufthansa, Air Austria, British Airways dan perusahaan penerbangan Rusia Transaero. Bandara tersebut juga menjadi terminal bagi perjalanan domestik. Sementara penerbangan dari Washington, tidak terbang pada hari Senin.
Polisi mengatakan sekitar 15 kilogram bahan peledak telah digunakan dalam ledakan tersebut. Namun mereka belum memberikan keterangan resmi mengenai sumber ledakan.
Interfax juga melaporkan Polisi mencari tiga orang sehubungan dengan pengeboman itu tapi tidak menjelaskan secara detail. Associated Press melaporkan bahwa serangan dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri. Lima puluh ambulans dikirim ke Domodedovo saat ini. Petugas juga dikabarkan telah melakukan evakuasi dan penyelamatan terhadap seluruh korban tewas dan luka.
Domodedovo, yang terletak di Kecamatan Domodedovsky, 42 kilometer (26 mil) selatan-tenggara dari pusat Moskow, adalah bandara terseibuk Rusia namun prosedur kemanannya masih dipertanyakan.
Bandara terbesar di Rusia dalam hal lalu lintas penumpang dan kargo (22.250.000 Penumpang yang menggunakan bandara pada tahun 2010, dan merupakan peningkatan 19,2 persen dari catatan 2009), serta merupakan salah satu dari tiga bandara utama Moskow selain Sheremetyevo dan Vnukovo.
Pada tahun 2004, dua pembom bunuh diri diketahui telah berhasil membeli tiket dari petugas bandara. Lalu mereka sukses melakukan bom bunuh diri di udara yang menewaskan 90 orang terhadap dua pesawat berbeda.
Moskow mengalami serangan bom terburuk dalam enam tahun, terakhir Maret 2010 dua pembom bunuh diri wanita dari wilayah bergejolak Dagestan, Rusia melakukan peledakan di kereta bawah tanah dan menewaskan 39 orang dan melukai 60 lainnya.
| < Prev | Next > |
|---|








