Griyawisata.com, Untuk mempromosikan pariwisata di Jatim baik di dalam maupun luar negeri, Gubernur Jatim, Soekarwo melantik Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jatim di gedung negara Grahadi Surabaya, Jum’at (18/2/2011).
Dalam sambutannya, Soekarwo mengatakan Pada tahun 2010, wisatawan manca negara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda sebanyak 156 ribu orang dan yang tidak melalui Bandara Juanda kurang lebih 200 ribu orang.
Target tahun 2011 menjadi 250 ribu orang masuk Jawa Timur melalui Bandara Juanda.Sedangkan wisatawan nusantara (wisnu) menurut Pakde Karwo pada tahun 2010 sebanyak 25,7 juta orang sedangkan target tahun 2011 bisa mencapai 28 juta orang. BPPD mempunyai tugas meningkatkan citra kepariwisataan Indonesia, meningkatkan kunjungan wisman dan penerimaan devisa, meningkatkan kunjungan wisnu dan pembelanjaan, melakukan riset dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis pariwisata.
Ada dua keluhan yang disampaikan para investor yang akan menginvestasikan modalnya ke Jawa Timur yaitu permasalahan bea cukai dan ketidak tepatan waktu dalam melakukan penyelesaian perijinan.
Hal tersebut menurut Pakde Karwo disebabkan para pelayan atau pelaksana penyelesaian perijinan tidak mempunyai kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sesuai dengan keinginan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu mempermudah para investor asing dan luar negeri untuk menanamkan modalnya di Jawa Timur, maka Pemprov Jatim memberikan empat garansi yaitu mempersiapkan lahan usaha (tanah), kecukupan penyediaan listrik, perijinan terukur dan pekerja yang baik dan sopan. [yud]
| < Prev | Next > |
|---|








