GriyaWisata.Com-Indonesia masih banyak menyimpan banyak kekayaan alam yang indah. Terkadang masih banyak yang belum terpublikasikan dengan baik, selain itu pun keasliannya tidak terjaga atau bahkan sama sakali tidak dijaga dengan baik oleh penduduk sekitar dan Pemerintah daerah setempat. Jika kita korek satu persatu, berapa puluh juta tempat-tempat yang seharusnya dapat dijadikan obyek pelancong sekedar menikmati nuansa alam.
Sebut saja, misalnya di Majene Sulawesi Barat, Pantai Dato. Bagi anda yang notabene bukanlah penduduk Sulawesi Barat. Pastinya, sama sekali tidak mengenal atau bahkan baru mendengar nama pantai Dato tersebut.
Kekayaan alam Majene sebenarnya tidak tanggung-tanggung, selain pantai Dato kita juga dapat temukan obyek wisata alam lainnya seperti Puncak Salabose, Pantai Barane, Air terjun Malle, Pantai Baluno, Pantai Pacitan, Air Terjun Limboro, Pasir Putih Bonde bonde, Permandian Air Panas Makula serta Obyek wisata sejarah Makam Raja-raja Banggae.
Sulawesi Barat berada pada posisi "Segi Tiga Emas" antara provinsi Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah. Posisi ini dianggap sangat menguntungkan, karena memberi nilai tambah untuk pengembangan sosial ekonomi kedepan.
Secara Astronomis, wilayah Sulawesi Barat berada pada koordinat antara 11808'59" - 119055'06 bujur timur serta 0045;59" Lintang Selatan hingga 03034'01" lintang selatan. Letak provinsi Sulawesi Barat sangat straegis karena berada antara 0012' - 3038' lintang selatan dan 1180 Majene yang memiliki luas area 947,84 Km2
Berdasarkan letak geografisnya, Kabupaten Majene mempunyai wilayah yang tandus. Dengan sumberdaya alam yang demikian maka tanaman pangan yang umumnya telah dikembangkan adalah tanaman yang sesuai dengan keadaan tersebut seperti ubi kayu. Dari total produksi, ubi kayu menduduki peringkat tertinggi yaitu sebesar 60%. Untuk jenis tanaman hortikultura, pisang menduduki peringkat tertinggi yaitu 90% dari total produksi atau sekitar 32.211 ton/tahun, Juga telah mulai dikembangkan oleh masyarakat berbagai jenis tanaman buah-buahan dan sayur-sayuran yang tersebar hampir disetiap kecamatan.
Namun demikian, potensi alamnya sangat tinggi, seperti yang sudah di sebutkan diatas. Pantai Dato, Majene terbagi 2 bagian yaitu pantai yang berpasir putih dan pantai beralaskan karang. Karang yang menjorok ke laut atau karang yang berlubang karena hantaran ombak menambah keunikan dan keindahan pantai dato, Meniti pinggiran tebing menuju puncak karang merupakan suatu tantangan yang sangat mengasikan. dari puncak karang kira2 ketinggian 20 Mtr, melongok kebawah sampai penembus permukaan air laut yang sangat jernih untuk melihat ikan yang bermain diantara terumbu karang. Pada senja hari tampak matahari kembali ke peraduannya di balik bukit nun jauh.
Menuju kelokasi ini menggunakan kendaraan darat pribadi atau carteran , kira-kira 15 menit dari kota Majene. Jalannya cukup mulus, menyisir hutan kecil dan kebun para penduduk. Sampai di tempat parkiran menuju pantai harus menuruni tebing setinggi 30 meter melalui anak tangga batu.
Begitu banyak obyek untuk dijelajahi dan dinikmati, sebagai anugerah dari Yang Mahakuasa. Oleh karenanya, menjaga kelestariannya adalah modal utama menjadi pemegang amanat Tuhan.[eron]
| Next > |
|---|

