Ramainya Perayaan Waisak Di Jambi Dan Medan

E-mail Print

GriyaWisata.Com-Hari raya Tri Suci Waisak yang setiap tahunnya jatuh pada bulan Mei atau bulan Vesakha di kalender Buddhis. Pada hari raya ini diperingati 3 peristiwa penting yaitu lahirnya calon Buddha Siddhatta Gautama, Siddhatta Gautama mencapai penerangan sempurna (menjadi Buddha) dan wafatnya (parinibbhana) sang Buddha. Ketiga peristiwa penting itu semuanya terjadi di bulan Waisak dalam kalender Buddhis.

Ribuan umat Buddha bersama para biksu Dewan Sangga Perwakilan Umat Buddha Indonesia mulai prosesi Tri Suci Waisak, ribuan umat Buddha di Jambi menggelar sembahyang bersama di kawasan Candi Muaro Jambi. Umat Buddha dari berbagai elemen ini berdatangan sambil membawa bendera dan mengitari candi seluas 10 hektare.

Pemandangan pengunjung yang menyemut terlihat sejak memasuki komplek Candi. Bahkan, banyak masyarakat yang terpaksa jalan kaki, dan antrean pengunjung mulai terlihat penuh sesak dari arah selatan candi.

Kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat juga terlihat berjejal. Banyaknya pedagang membuat jalan menuju kompleks Candi menyempit.

Ritual sembahyang bersama dipimpin Bikshu Khemacaro Thera. Perjalanan ini diakhiri dengan sembahyang, pemujaan serta pelafasan doa. Dalam ritual ini, selain dimaksudkan untuk penghormatan pada Sang Buddha, juga mengandung makna lain yaitu pembauran umat Buddha Jambi dengan alam sekitarnya.

Selain sembahyang di kawasan Candi Muaro Jambi, umat Buddha lain juga melakukan ritual sembahyang di sejumlah vihara di Kota Jambi.

Sebagian besar pengunjung terlihat berfoto-foto dengan latar belakang altar tempat persembahyangan umat Budha. Selain ada patung Sang Budha yang berwarna keemasan, altar tersebut juga dipenuhi buah-buahan dan beraneka ragam bunga serta persembahan lain.

Selain di Jambi, Umat Budha dengan khidmat mengikuti prosesi pemberkatan pada perayaan Waisak Bersama 2011 di Lapangan Merdeka, Medan,Sumut malam. Perayaan Hari Suci Waisak 2011 mengangkat tema Harmoni Waisak Membawa Kedamaian untuk Bangsa dihadiri oleh ribuan umat Budha dari dalam dan luar negeri. Acara Waisak langsung dipimpin oleh Bhiksu dari Taiwan. Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Pemko Medan (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) dan Walubi dengan sejumlah Organisasi masyarakat Buddhis Kota Medan.

Mengambil Thema Harmoni Waisak Membawa Kedamaian Bangsa, penyelenggara berharap perayaan waisak kali ini dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan yang lebih erat antara sesama pemeluk agama di Kota Medan.

Antusias pengunjung mulai terlihat mulai sore  sejak acara Fanshen (pelepasan satwa kembali ke alam) dan ceramah dharma yang dipimpin oleh Ven. Hai Thao dari Taiwan. Acara perayaan waisak sendiri dimulai pukul 18.00 ditandai dengan Pengguyuran Pratima Buddha, Pradaksina Stupa serta Pemutaran Lentera Doa.

Puncak acara yaitu penyalaan lilin panca warna yang dilanjutkan dengan penyalaan 10.000 lilin kecil yang telah disusun sesuai bentuk simbol waisak bersama 2011 diiringi pembacaan parita serta kebaktian bersama.
Acara waisak bersama ini dihadiri oleh Walikota Medan, Ketua DPRD Medan, Perwakilan Depag dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Panitia Waisak bersama telah berkomitmen mendukung program Walikota Medan yaitu “Medan Bebas Sampah” dengan menyerahkan secara simbolis tiga buah tong sampah trapesium kepada Walikota Medan.[kll]



Sharing halaman ini ke Website favorit Anda
| More...
KOMENTAR (0)

Tulis Komentar

 




 

Events Schedule

Mountain & Rafting

Pendakian Gunung Slamet GriyaWisata.Com-Gunung Slamet lewat jalur Bambangan Purbalingga Jawa Tengah adalah jalur yang sering di gunakan oleh par...
 
Ayung Rafting Bali, Seru dan Menyenangkan Griyawisata.com, Ayung Rafting Bali merupakan tujuan wisata yang siap untuk menguji nyali Anda. Mencoba wisata rafting a...
 
Jogging Sambil Narsis Di Pemandangan Alam Kehijauan Griyawisata.com, Inilah para wanita, narsis bisa dimanfaatkan dimana saja. Selain di mall-mall, di kampus-kampus dan di ...
 

Nasional

Bentuk Rumah Etnik Minangkabau-Modern

GriyaWisata.Com-Di Indonesia memiliki banyak beragam rumah-rumah tradisional dengan bermacam-macam bentuk, yang setiap bentuknya memiliki makna...

Bendungan Waduk Jatiluhur Masih Mempesona Untuk Wisatawan

GriyaWisata.Com-Mengisi akhir pekan atau hari liburan Anda,wisata tentunya menjadi hal yang sangat menyenangkan,apalagi mengisi waktu...

Tradisi Coka Iba Sebuah Kegembiraan Atas Kelahiran Nabi Saw

GriyaWisata.Com-Setiap tanggal 12 Robiul Awal, umat Islam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Diberbagai tempat di...

Internasional

Hotel Di Berlin Yang Terinspirasi Pada Musik

GriyaWisata.Com-Hotel ini terletak di Berlin, Jerman, nhow. Desain hotel ini terinspirasi dari musik dan menjadikannya...

Hotel Abali Gran Sultanato Di Sisilia - Italia

GriyaWisata.Com-Jika anda ingin melakukan perjalanan dunia yang menakjubkan, salah satunya dari Arab 1001 malam, Anda...

Kolam Renang Terdalam Di Dunia

GriyaWisata.Com-Merasa seperti melakukan penyelaman tanpa mengunjungi samudra? Lalu pergi melakukan perjalanan Nemo 33. Inilah kolam...

Culinary Corner

Menyajikan Makanan Khusus Kuliner Khas Szechuan

GriyaWisata.Com-Masakan Szechuan yang pedas menggigit mungkin menjadi favorit Anda. Ingin mencoba Pangsit Asam Pedas, Ayam...

Resep Tumis Kyuri Ikan Teri

GriyaWisata.Com-Timun Jepang yang renyah segar bisa menjadi pembuka sajian di awal minggu ini. Dengan rasa...

Gurami Bakar Limau Turunkan Kadar Kolesterol

GriyaWisata.Com-Adanya jembatan Suramadu yang menghubungkan Bangkalan, Madura dengan Surabaya Jawa timur, menjadi berkah tersendiri bagi...