GriyaWisata.Com-Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui kapal pesiar di sejumlah terminal penumpang di bawah naungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero,) selama triwulan I tahun ini.
"Realisasi triwulan I pada tahun 2011, arus penumpang luar negeri sebanyak 29.058 orang atau tercapai 325 persen dari target periode sama," kata Kepala Humas PT Pelindo III (Persero), Edi Priyanto, ditemui di Surabaya, Kamis.
Setelah Pelabuhan Benoa Bali, ungkap dia, di peringkat selanjutnya Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Pelabuhan Lembar, NTB, dan Kupang, NTT. Fenomena tersebut sekaligus menandakan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan pasar pariwisata.
"Jumlah wisatawan asing sampai dengan triwulan I 2011 yang melalui Terminal Penumpang Benoa mencapai 14.907 orang. Mereka meliputi penumpang turun (debarkasi) 7.681 orang dan naik (embarkasi) 7.226 orang," ujarnya.
Tingkat kunjungan wisman melalui Benoa, jelas dia, telah melampaui target sebesar 217 persen dari target triwulan yang ditetapkan. Dengan demikian, Pulau Dewata masih menjadi daerah favorit tujuan kunjungan wisata mancanegara di Indonesia seperti Pantai Kuta dan Sanur.
"Kalau di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, jumlah wisatawan asing triwulan I/2011 mencapai 7.007 orang atau tercapai 404 persen dari target," paparnya.
Tujuan wisata para turis mancanegara di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebut dia, di antaranya Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pusat Kerajinan dan Keraton Yogyakarta, Museum KA Ambarawa, Wisata Kota Lama, Semarang, dan Taman Wisata Widuri Pemalang.
"Selain itu, mereka mengunjungi Kawasan Rawapening, Semarang," tuturnya, menambahkan.
Di sisi lain, kunjungan wisatawan asing di Pelabuhan Lembar, NTB, tambah dia, selama triwulan I/2011 sebanyak 6.340 orang atau telah melampaui target triwulan 423 persen. Mayoritas turis tersebut mengunjungi keindahan di Pulau Lombok sekitarnya, seperti Pantai Senggigi, Gilitrawangan, dan Gilinanggu.
"Sementara, di Pelabuhan Tenau Kupang, NTT pada periode sama tahun ini mulai disinggahi kapal pesiar perdana. Umumnya, setelah mengunjungi Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, NTT, mereka melanjutkan perjalanan wisata ke Darwin, Australia," katanya.
Meski jumlah kunjungan wisatawan mancanegara belum signifikan, ia optimistis, prospek bisnis di dunia pariwisata semakin bagus. Terkait banyaknya wisatawan asing ke Indonesia, selama ini didominasi dari Australia, Eropa, dan beberapa negara di Benua Asia.
Kunjungan kapal pesiar tersebut merupakan rangkaian pelayaran mengelilingi dunia yang mengangkut wisatawan mancanegara. Salah satu di antaranya singgah ke Pulau Komodo.
"Bahkan, di Kupang mereka menyaksikan aktivitas nelayan di pasar ikan daerah Oeba, atraksi pacuan kuda, pembuatan kain tenun tradisional di daerah Baun, pembuatan alat musik sasando, pertunjukkan Phaa bersaudara dalam memainkan alat musik sasando, dan menikmati keindahan senja hari di Pantai Lasiana," paparnya.[kll]
Sumber: http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id;=6349
| < Prev | Next > |
|---|

