GriyaWisata.Com-Jayapura merupakan ibukota Propinsi Papua, Propinsi paling timur negara Republik Indonesia. Kota ini merupakan kota yang indah yang di apit dengan beberapa pegunungan, termasuk gunung cyclop dan skyland, yang termasuk cukup tinggi di daerah tersebut.
Jayapura tebagi menjadi empat distrik, yaitu distrik Jayapura selatan, jayapura utara, Abepura, dan Muara tami. Kota Jayapura waktu jaman pemerintahan Belanda pernah bernama Holandia, juga pernah diganti menjadi Port Numbay. Belakangan ini warga Papua sangat mengharapkan Jayapura kembali mengganti namanya menjadi Holandia, peninggalan Belanda, karena banyak juga di temukan bangunan peninggalan Belanda hingga kini.
Di Jayapura juga terdapat jalan darat yang menghubungkan RI-PNG ( negara tetangga RI ) , waktu tempuhnya kurang lebih 1 jam dari Jayapura, kita sudah dapat sampai di Vanimo, salah kota di negara PNG. Dahulu banyak warga Indonesia di Papua yang dapat menyeberang ke PNG melalui jalan ini, namun sekarang sudah susah, karena penjagaan semakin ketat.
Jayapura juga merupakan kota yang menjadi pusat pemerintahan Propinsi Papua, dan juga menjadi kota tujuan pelajar dan mahasiswa dari daerah-daerah lain di Papua, karena terdapat beberapa SMU Unggulan dari Papua dan Universitas yang sudah diakui di Indonesia.
Di Jayapura terdapat berbagai obyek wisata yang menarik, Mulai dari bangunan-bangunan peninggalan masa perang dunia II, tempat-tempat rekreasi, sampai dengan kesenian tradisional yang sangat eksentrik dan bernilai budaya tinggi. Beberapa tempat yang pernah saya datangi diantaranya adalah Pantai Besji (Base-G), Pantai Dok II , Pasar rakyat Hamadi, dan beberapa tempat menarik lainnya.
Jayapura adalah sebuah kota pelabuhan yang terletak tepat di teluk Jayapura. Di belakangnya, terhampar jajaran pegunungan dan perbukitan nan tinggi menjulang. Jika kita berada di tepi laut dan melihat kota ini, seolah-olah kota ini terletak di kaki langit. Kota Jayapura berada tepat di lereng-lereng pegunungan tersebut. Pemukiman warga yang menjalar dari pegunungan sampai ke pesisir pantai membentuk satu fenomena tersendiri. Di waktu malam, dengan perpaduan taburan jutaan bintang dan pesona lampu ibu kota propinsi ini, sobat akan menemukan pesona eksentrik tersendiri dari kota ini. Susah untuk diucapkan, seolah-olah tiada pembanding seindah Jayapura diwaktu malam.
Sebaliknya jika kita melepaskan pandangan dari perbukitan, maka sejauh mata memandang, kita akan disajikan indahnya hamparan permadani biru nan luas yang terhempas tak berujung, jauh lagi jika kita menerawang menembus garis HORIZON, kita akan melihat seolah-olah permadani biru nan cantik ini menyatu dengan langit.
Jayapura yang dulu juga pernah menyandang nama Hollandia, Soekarnopura dan Port Numbay ini, dapat ditempuh dengan perjalan udara dari Jakarta dengan menempuh waktu kurang lebih 8 jam perjalanan. Memang ini adalah waktu yang sangat panjang untuk sebuah perjalanan wisata, namun percayalah, kesan yang akan sobat dapat dari perjalanan wisata ini sungguh tiada duanya.
Dari Bandara Udara Sentani Jayapura, kita membutuhkan waktu kurang lebih 1 Jam untuk mencapai Kotamadya Jayapura. Tapi jangan khawatir, Perjalanan satu jam ini akan terasa sangat singkat dengan sajian hamparan pemandangan yang sungguh memukau di sepanjang jalan ini. Kurang lebih 15 menit setelah meninggalkan Bandara kita akan tiba di Obyek Wisata Danau Sentani.[kll]
| Next > |
|---|

