Hari ini: Senin, 30 Mei 2016 13:47
Barometer Otomotif Terkini

Ini Dia Rumah Makan Padang Tertua Ada Jakarta

Jumat, 27 Mei 2016 08:20
Rumah Makan Padang Tertua

Jakarta,GriyaWisata.Com - Pada tahun 1969, hanya ada dua tempat yang menyajikan makan makanan khas Minang yang otentik. Kedua rumah makan itu adalah RM Sepakat di kawasan Mayestik dan RM Pondok Djaja di Pasar Baru.

 
1. RM Pondok Djaja
 
Pemilik rumah makan ini adalah Sjoffian Chaedir (83) tahun. Ia pertama membuka rumah makan Padang tahun 1969. Gerai pertama di Jalan Krekot Bunder, daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Tahun 1974 pindah ke Hayam Wuruk. Baru empat tahun yang lalu pindah ke sini," tutur Sjoffian.
 
Satu-satunya gerai Pondok Djaja kini ada di Jalan Hasyim Ashari No 13 B, Jakarta Barat. Pada etalase kaca berisi 15 jenis menu masakan khas Sumatera Barat. Uniknya, hanya ada satu koki yang memasak semua makanan dari dulu hingga sekarang.
 
Yang memasak istri saya, dari pertama kali buka. Sekarang usianya 84 tahun. Masih dia yang memasak, terang Sjoffian yang lahir di Kota Padang.
 
Resep dan cara masak tradisional adalah rahasia suksesnya RM Pondok Djaja. Dari 15 menu yang tersaji di etalase, bukan rendang yang paling diincar.Menu paling favorit di sini adalah ayam goreng, lengkap dengan serundeng yang harum dan khas. Ayam goreng jadi favorit di sini. Makannya harus bersama sambal petai.
 
2. RM Sepakat
 
Rumah makan ini terletak di bangunan berlantai tiga di samping Blok M Square, Jakarta Selatan. Sama halnya dengan Pondok Djaja, RM Sepakat juga dibuka sejak 1969. Yuniar (55) adalah salah satu anak pemilik rumah makan sekaligus penerus bisnis orangtuanya.
 
Waktu itu pertama kali buka di Panglima Polim, tahun 1967. Awalnya seperti warung, jual kue-kue dan nasi bungkus. Kemudian pindah ke Blok M tahun 1969, baru menjadi rumah makan Padang," tutur Yuniar kepada KompasTravel.
 
Almarhum ayah Yuniar adalah seorang perantau asal Bukittinggi, sementara ibunya yang kini berusia 84 tahun lahir di Painan. Yuniar sendiri lahir di Padang.
 
Sebagai keluarga Minang asli, Yuniar berkata, wajib melestarikan khasanah kuliner yang kaya. "Di sini bisa mencicipi gulai gajebo. Jarang sekali di Jakarta," tambah dia.
 
Gulai gajebo, alias gulai sandung lamur asam padeh adalah salah satu lauk otentik khas Padang yang keberadaannya 'terancam punah' di Jakarta.
 
Bagian punuk sapi, dengan lemak tebal yang menempel di bagian dagingnya, adalah bahan utama masakan ini. Potongan daging berlemak tersebut dimasak asam padeh. Tanpa santan, hanya menggunakan air kelapa.  (GS)
 
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Bersepeda Sambil menikmati Air Terjun Tingkat Tujuh di Bangka
Bangka,GriyaWisata.Com - Bagi traveler yang berani degan tantangan salah satu kegiatan untuk berakhir pekan bisa dicoba dengan bersepeda. Apalagi kalau gowesnya ke Ke Air Terjun 7 Tingkat di Desa Dalil, Bangka dan akan dijamin seru!

Sejarah Makassar Lewat Benteng Rotterdam
Makassar,GriyaWisata.Com - Traveler bisa menjumpai Benteng Rotterdam yang bersejarah sambil berwisata dan bisa belajar banyak tentang sejarah Makassar.