Griyawisata.com, Museum ini didisain dan dibangun oleh arstitek lansekap asal Swiss, yaitu enzo enea. Tapi, tentu saja ia tidak sendiri menangani proyek ini, melainkan dibantu pula oleh Oppenheim archi- tecture + design (Oad). Museum yang menyimpan koleksi sebanyak 2000 jenis tanaman yang berbeda ini berdiri di halaman sebuah biara yang sudah ada sejak abad 14 lalu. Disini, enea benar-benar mempertontonkan koleksi pohonnya, yang benar-benar eksklusif yang telah dikumpulkannya selama 17 tahun terakhir.
Kenapa enzo enea memilih Chad Oppenheim dari delapan group arsitek pilihan dari seluruh dunia untuk membangun kantor pusatnya sekaligus museum pohonnya? Ini karena enea merasa Oppenheim dianggap sebagai arsitek yang paling mengerti keinginannya, untuk mnyelesaikan museum tanaman itu beserta backgroundnya yang didisain sangat sempurna sebagai media penampil dari tanaman itu sendiri.
Museum pohon ini menempatkan sebanyak 2000 pohon dalam area seluas 2,5 acre, dengan instalasi spesial dari sekitar 50 spesies yang secara langsung dikumpulkan sendiri oleh enea dari seluruh dunia. Pohon-pohon itu ditampilkan di depan bebatuan yang berfungsi sebagai back-drop. Dan dipisahkan dalam 22 varietas yang berbeda. Mulai dari taxus baccata sampai english yew, Pinus sylves- tris, dan scotch pine. enea telah mengoleksi tanaman ini lebih dari 17 tahun, mulai dari mencarinya sampai memindahkan tanaman itu langsung dari tempat asalnya.
| Next > |
|---|

