Griyawisata.Com, Pulau Onrust yang dikenal sebagai laboratorium alam banyak digunakan untuk penelitian dan penggalian arkeologi. Pulau Bidadari difungsikan menjadi pulau wisata bekerja sama dengan investor swasta agar menjadi pulau yang lengkap dengan fasilitas hotel resort. Sedangkan dua pulau kecil lainnya dibiarkan menjadi tenggaran secara alamiah.
Karena itu, perlu dibuat masterplan untuk menjadi acuan bagi pengembangan kawasan tersebut dan untuk penentuan prioritas di dalam penanganan konservasi lingkungan dan bangunan cagar budaya yang menjadi aset dari wilayah tersebut.
Selain itu, promosi kawasan Taman Arkeologi Onrust juga perlu ditingkatkan agar sejajar dengan kawasan wisata lainnya di Indonesia. Beberapa hal perbaikan yang perlu dilakukan guna mendukung promosi tersebut antara lain pembersihan lingkungan dan perbaikan dermaga.
Sebagaimana diketahui, kegiatan pariwisata dapat menciptakan sumber pendapatan yang berasal dari sejumlah pengeluaran wisatawan yang dibelanjakan untuk akomodasi, makanan, transportasi, pembayaran tiket masuk ke obyek wisata, serta pengeluaran lain berkaitan dengan wisatawan yang datang untuk mengunjungi obyek wisata tersebut.
Kawasan Pulau Onrust dan sekitarnya merupakan kawasan yang memiliki nilai sejarah berkaitan dengan masa kolonial Belanda abad ke-17. Saat ini kawasan pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Obyek BCB yang bersejarah di kawasan ini terdapat di Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Kelor, dan Pulau Bidadari.
Di pulau ini terdapat reruntuhan benteng yang diperkirakan dibangun pada abad ke-17 dan ke-18. Pelestarian obyek BCB ini sejalan dengan telah ditetapkannya Pulau Onrust sebagai Taman Arkeologi. Hal terebut mengingat di pulau ini banyak terdapat peninggalan berupa obyek BCB yang memiliki nilai penting bagi bidang arkeologi.
Namun seiring dengan perkembangan yang terjadi, Pulau Onrust diharapkan tidak hanya sebagai Taman Arkeologi saja, akan tetapi dapat menjadi tujuan wisata budaya dan sejarah. Hal ini tentunya dengan tetap memperhatikan daya dukung kawasan.[kjn*s'w]
| < Prev | Next > |
|---|

