Griyawisata.com, Setelah bunga menjadi ikon pariwisata nasional dan bahkan internasional dari Kota Tomohon, kini giliran panas bumi (geoternal) Lahendong yang akan dibangun menjadi pusat informasi dan obyek wisata satu-satunya di Indonesia.
Beberapa tahun ke depan, To-mohon akan menjadi pusat informasi, pembelajaran dan obyek wisata panas bumi di In-donesia. Karena setelah ditelusuri belum ada riset atau institusi yang menangani masalah tersebut. Padahal Indonesia ma-suk dalam gugus gunung berapi yang memiliki potensi panas bumi yang berpotensi besar untuk mengatasi krisis energi yang melanda dunia, termasuk Indonesia,"ungkap Kepala Dinas Per-tambangan dan Energi Yakoba Malingkas Roeroe, Senin (14/07).
Dijelaskan, atas darar itulah pemkot membuat sebuah tero-bosan dengan memulainya dari hilir dan mengandalkan tenaga lokal. Sebab, mayoritas tenaga kerja Lahendong justru dari luar Sulut.
Saat ini kita mendidik tenaga-tenaga lokal yang nantinya akan menjadi tulang punggung pengoperasian pusat geotermal ter-sebut," jelasnya.
Terobosan ini ucapnya, di-lakukan secara bertahap selama kurun waktu tiga tahun. 2008 ini sudah dimulai dengan membangun gedung seluas 200 m2 dari tanah seluas 5000 m2 yang dihibahkan Badan Peng-kajian Penerapan Teknologi.
Di dalamnya akan dilengkapi audio visual tentang sistem pa-nas bumi, yang akan menampilkan proses pengolahan panas bumi sebagai energi alternatif," paparnya.
Ditambahkan, 2009 nanti La-hendong akan menjadi obyek terkait World Ocean Conference (WOC). Sedangkan di Tahun 2010 menjadi lokasi kunjungan lapangan peserta World Geotemal Kongres yang berlangsung di Bali.
Tapi tahap awal dimulai dari siswa-siswi SD, SMP hingga SMA baru sampai perguruan tinggi. Ini merupakan aset pemkot dengan anggaran yang digunakan senilai Rp 450 juta yang tertata dalam APBD 2008.
Namun pi-hak Departemen Sumber Daya Energi dan Mineral akan menyerahkan serta sejumlah ope-rator seperti Pertamina dan PLN menyatakan siap memberi diri melalui penandatanganan MoU dalam waktu dekat,"tukasnya.[pkt/ms]
| < Prev | Next > |
|---|

