Hari ini: Sabtu, 17 Oktober 2015 12:43
Barometer Otomotif Terkini

Jejak Soekarno di Sumatera Utara

Jumat, 9 Oktober 2015 09:09
Pasanggrahan Parapat

Sumatera Utara banyak menyimpan jejak perjuangan Bung Karno. Banyak orang tidak mengetahui, terutama dari luar Parapat, bahwa rumah bergaya bangunan Eropa yang terletak di Jl. Istana (sekarang Mess/Pesanggrahan Parapat), persis di pinggiran danau Toba, rumah ini adalah tempat tinggal Bung Karno selama menjalani pengasingan. Pada akhir Desember 1949, tiga pemimpin Republik Indonesia, yakni Bung Karno, Sjahrir dan Haji Agus Salim, di buang ke Sumatera Utara. 

 

Awalnya mereka ditempatkan di Brastagi, namun tak lama kemudian, ketiganya dipindahkan ke Parapat. Di Parapat ketiga pemimpin Republik itu menempati rumah bekas tempat peristirahatan orang-orang Belanda, rumahnya sangat indah dan cantik, terletak di ketinggian dan menghadap langsung ke Danau Toba, sebuah pemandangan yang luar biasa. 
 
Di Medan, pada Museum berasitektur rumah tradisional Sumut yang ber-alamat di Jalan HM Joni, sarat menyimpan rekam jejak masa silam dan kekayaan budaya masyarakat multi etnis Sumatera Utara. Museum dengan bangunan induknya yang dilengkapi ornamen suku Batak Toba, Melayu, Simalungun, Karo, Angkola/ Mandailing, Pakpak dan Nias ini, pengunjung langsung disambut sepasang makara.
 
Keberadaan kedua arca (makara) yang diduga berasal dari Abad 9-11 Masehi dari hasil ekskavasi di situs percandian Padang Lawas, berhubungan erat dengan eksistensi Museum Negeri Sumut itu sendiri. Makara tersebut merupakan koleksi pertama museum yang diletakkan langsung oleh Presiden Soekarno dalam kunjungannya ke Medan pada 28 Oktober 1954. Sehingga Jalan HM Joni ini kemudian dikenal dengan nama Jalan Gedung Arca, kata dia.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Wisata Pulau Cambang-cambang
Di masa pemerintahan Syamsuddin A. Hamid sebagai Bupati Pangkep. Ia menorehkan sejarah baru dalam hal mengembangkan dan membangun potensi kepulauan sebagai daerah strategis.

ada 8 "Tips Traveling" yang "Haram" untuk Diikuti
www.griyawisata.com – Pecinta traveling pasti sering mencari artikel dan buku-buku referensi sebelum melakukan perjalanan. Inilah delapan tips traveling yang tak perlu Anda ikuti.Manjakan diri saat liburanAnda mungkin pernah membaca tips yang berkata bahwa dalam liburan tidak perlu menghemat biaya. Tips ini sebaiknya tidak perlu diikuti.Di berbagai tempat Anda bisa menemukan makanan enak yang murah, penginapan yang terjangkau, dan lokasi wisata yang tidak seberapa mahal. Jika memang Anda memiliki tabungan yang terbatas, batasilah pengeluaran walau sedang berlibur.Jauhi tempat-tempat ramaiTempat yang sangat terkenal memang selalu ramai sekali. Sebut saja Eiffel atau Tembok Besar China. Namun, bukankah tempat-tempat ini memang sangat indah dan layak dikunjungi?Bila Anda tak suka keramaian, solusinya bukanlah tidak pergi ke tempat tersebut. Coba cari tips di internet kapan waktu terbaik atau paling sepi untuk mengunjungi tempat-tempat ramai turis agar Anda bisa menikmati lokasi itu dengan lebih nyaman.