Griyawisata.com, Jika Anda ingin berlibur bersama keluarga ke Luar negeri sekaligus mengenalkan sejarah kepada Anak, tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi Kuala Lumpur, Malaysia. Di sini Anda masih bisa menemukan beberapa gedung peninggalan kolonial Inggris yang masih utuh berdiri.stasiun kereta api (old kuala lumpur railway station). Stasiun ini didirikan pada tahun 1910 oleh arsitek kewarganegaraan Inggris yang bernama Arthur Benison Hubback. Gedung ini terletak di Jalan Sultan Hishamuddin ini.
Beliau juga mendesain beberapa gedung kuno di Kuala Lumpur seperti gedung Sultan Abdul Samad dan Masjid Jamek. Desain arsitek yang ia buat selalu merujuk kepada Moorish style architecture, sebuah genre islam arsitektur yang terkenal di daerah Afrika Utara, Spanyol dan Portugal pada tahun 711 s/d 1492. Kalau anda pernah ke negara-negara tersebut pasti anda akan merasakan deja vu jika melihat gedung-gedung bernilai arsitektur di Kuala Lumpur, terutama di Putrajaya.
Sejak tahun 2001 fungsi utama stasiun kereta api ini akhirnya digantikan oleh stasiun Sentral Kuala Lumpur yang lebih modern dan ringkas. Sekarang hanya ada satu kereta api, yaitu KTM Commuter yang masih menggunakan stasiun ini. Di sini juga ada sebuah museum kereta api, anda bisa melihatnya gratis, tapi karena sepi pengunjung museum tersebut akhirnya di biarkan tidak terawat. Persis di seberang jalan gedung anda akan menemukan gedung yang indah juga arsitekturnya, yaitu gedung milik perusahaan kereta api tanah melayu berhad.
Di dalam stasiun terdapat hotel kuno namanya The Heritage Station Hotel. Anda mau coba nginep disitu? Coba cek harga kamar di websitenya. Untuk menuju ke sini anda sebaiknya menggunakan taksi, bilang ke supir taksinya untuk menuju stasiun kereta api lama di Jalan Hishamuddin. Anda juga bisa menggunakan Putra LRT dan berhenti di stasiun Pasar Seni, tapi dari sana Anda harus berjalan kaki lumayan jauh. Jika Anda kesini anda bisa sekalian ke Masjid Negara, persis di seberangnya stasiun kereta api ini.[wlmn/rr]
| < Prev | Next > |
|---|

