Hari ini: Rabu, 29 April 2015 11:57
Barometer Otomotif Terkini

Opps!! Danau Toba Tercemar?

Rabu, 26 November 2014 17:00
Foto: Ilustrasi (istimewa)

GriyaWisata.com - Pencemaran terhadap Danau Toba yang menjadi salah satu wisata andalan Sumatera Utara semakin mengkhawatirkan lantaran airnya mulai menimbulkan penyakit gatal-gatal.  

 

"Wisatawan mancanegara mulai tidak mau lagi mandi di sana karena akan menimbulkan gatal-gatal," kata anggota DPRD Sumatera Utara Guntur Manurung di Medan, Selasa.

Menurut Guntur, pencemaran yang terjadi terhadap air Danau Toba tersebut disebabkan banyaknya aktivitas yang tidak berkaitan sama sekali dengan pengembangan kepariwisataan.

Ia mencontohkan pembudidayaan ikan di kawasan Danau Toba melalui aktivitas keramba jaring apung, baik secara pribadi maupun usaha yang dikelola sebuah perusahaan yang berstatus Penanaman Modal Asing (PMA).

Pihaknya mendapatkan informasi jika perusahaan yang mengelola budi daya ikan tersebut harus memberikan makanan untuk ikan sebanyak 160 ton per hari.

Pihaknya berkeyakinan jika tidak seluruh makanan ikan yang merupakan hasil olahan tersebut mampu dimakan ikan-ikan yang dibudidayakan di Danau Toba itu.

Belum lagi jika dikaitkan dengan adanya unsur kimia yang dipergunakan dalam pengolahan makanan ikan tersebut sehingga semakin mencemari air Danau Toba.

Karena itu, tidak mengherankan jika air Danau Toba semakin tercemar, bahkan menimbulkan efek negatif berupa gatal-gatal bagi wisatawan yang berenang.

Ketika masih bertugas di Komisi D DPRD Sumut, pihaknya telah memberikan rekomendasikan agar aktivitas perusahaan yang membudidayakan ikan di Danau Toba itu dihentikan.

Apalagi jika dikaitkan dengan tidak adanya pemasukan berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemprov Sumut dari aktivitas budi daya ikan di perairan Danau Toba tersebut.

Secara internal, pihaknya dari Fraksi Partai Demokrat juga telah membuat lokakarya yang salah satu kesimpulan dan rekomendasinya berupa penghentikan aktivitas budi daya ikan di perairan Danau Toba.

Rekomendasi yang ditujukan untuk menghentikan pencemaran Danau Toba tersebut telah disampaikan ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemprov Sumut dan Kementerian Lingkungan Hidup.

"Jangan ada lagi usaha selain untuk meningkatkan pariwisata, apalagi merusak Danau Toba. Perusahaan apa pun yang merusak lingkungan, harus dikeluarkan," katanya.

Menurut dia, Danau Toba merupakan salah satu kawasan strategis nasional sesuai Peraturan Presiden Nomor 81 tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan Sekitarnya.

Sebagai kawasan strategis nasional, seharusnya tidak boleh ada aktivitas lain yang di luar koridor kepariwisataan, apalagi jika sampai menimbulkan pencemaran.

Sebagai politisi yang berasal dari kawasan Danau Toba, Guntur Manurung merasa sangat prihatin dengan kondisi danau yang menjadi lokasi wisata andalan Sumatera Utara tersebut.

"Saya rasa, disuruh mandi pun saya tidak mau walaupun putera Danau Toba. Padahal dulu waktu kecil setiap hari mandi di sana," ujarnya.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Bagaimana Anda Memperkenalkan Produk-produk Baru Perusahaan Anda, Untuk Mendapatkan Target Terbaik. Hub. 0215736969
Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Mengunjungi Destinasi Terbaik
Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Perjalanan Dinas, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215736969
Dapatkan Promo Holiday Dan Diskon Voucher Hotel

TOUR & TRAVEL GUIDE

Menikmati Monumen Kediri Rasa Perancis
(GriyaWisata.com) Pengunjung menikmati wisata Monumen Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Juni 2015, Festival Danau Maninjau Digelar
(GriyaWisata.com) Panorama Danau di Bawah, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (6/6/2013). Danau di Bawah adalah danau kembar dan salah satu dari lima danau yang ada di Sumatera Barat yaitu Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau di Bawah, Danau di Atas dan Danau Talang.