Griyawisata.com, Sebagai ibu kota provinsi di bagian timur Indonesia-Maluku, Ambon sangat terkenal dengan beragam pantainya yang berpasir putih indah. Terlebih juga karena sebagian besar bibir pantainya selalu dihiasi perahu nelayan yang datang silih berganti, mencari ikan dan memasarkannya kepada para pengunjung pantai pada siang hingga sore hari.
Salah satu pantai indah itu adalah Pantai Natsepa yang terletak di Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah. Pantai Natsepa yang terletak di Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, merupakan lokasi wisata yang sangat dikenal di Kota Ambon. Pantai yang terletak sekitar 18 KM dari pusat Kota Ambon tersebut sering menjadi pilihan warga Kota yang ingin menikmati hari liburnya. Pantai yang landai, lebar dan sangat terkenal sejak dulu, dengan pasir putihnya yang halus. Pantai yang sangat terkenal karena pasir putihnya yang selalu menggoda pengunjung untuk bermain dan bertahan lebih lama hanya untuk bersantai di atas hamparannya.
Bukan hanya itu, air Pantai Netsepa ini memiliki khasiat menyembuhkan beragam penyakit, seperti flu, demam, atau beragam penyakit kulit seperti panu, kadas, kurap, atau gatal-tatal. Konon, jika Anda berendam lebih dari satu jam di Pantai Natsepa, niscaya saat tiba kembali di rumah, penyakit Anda ternyata telah pergi bersama ombak Natsepa.
Pada sore hari, ketika air mulai makin naik atau air pasang, pengunjung lebih banyak sibuk memilih naik perahu menyusuri sepanjang pantai sambil melihat para pekerja mengangkut tripleks menuju pabrik tripleks Batu Gong, yang letaknya persis di seberang Pantai Natsepa. Perahu nelayan cukup banyak menghiasi bibir pantai dan biaya sewanya pun tak mahal. Anda cukup menyiapkan Rp 20.000 dan Anda sudah bisa menyusuri beningnya Pantai Natsepa selama satu jam. Perahu yang bisa diisi sekitar 10-15 orang ini pun menyiapkan pendayung khusus yang cukup dibayar dengan sebungkus rokok atau uang ala kadarnya. Atau Anda juga bisa bersantai di sejumlah tenda kecil di pinggiran Pantai Natsepa. Anda bisa bersantai sambil menikmati makan pisang, ubi, atau singkong goreng yang diangkat langsung dari penggorengan, manisnya kelapa muda Natsepa, atau nikmatnya rujak Natsepa yang sangat terkenal dengan bumbu kacangnya.
Orang Ambon bilang, belum ke Ambon jika belum berenang di Natsepa. Artinya, jika Anda berkunjung ke Ambon, jangan sampai tidak menginjakkan kaki dan berendam di Pantai Natsepa. Tiket masuk ke pantai pun hanya Rp 1.000 per orang. Jika Anda membawa kendaraan sendiri, kendaraan Anda hanya perlu membayar Rp 2.500 untuk sekali parkir. Dan jika Anda dengan sepeda motor, biaya masuk motor adalah Rp 1.500. Tiba di Pantai Natsepa di siang hari, Anda pasti tak akan tahan untuk langsung terjun ke pantainya yang bening dan berombak kecil, atau yang kerap disebut air meti atau air turun.
Jangan pernah mengaku menginjak Natsepa jika belum merasakan lezatnya rujak Natsepa. Rujak yang sangat terkenal ini sangat terjangkau, cukup dengan menyiapkan uang Rp 5.000, Anda sudah bisa menikmati lezatnya beragam buah-buahan asli dari Desa Suli yang dicampur dengan bumbu kacang yang benar-benar membangkitkan selera.
Untuk mencapai pantai ini dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, atau angkutan umum trayek suli, memasukki daerah wisata ini, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan diluar pantai dengan deretan penjual-penjual rujak maupun makanan lainnya.
Akses untuk mencapai pantai yang berpasir putih ini sangat mudah. Dari Terminal Besar di Kota Ambon, Anda bisa memilih angkutan penumpang jurusan Suli dengan ongkos Rp 5.000 sekali jalan. Dalam tempo sekitar setengah jam, Anda sudah tiba di lokasi Pantai Natsepa. Kendaraan umum ini mulai beroperasi dari pukul 05.00-07.00 WIT. Jika memakai kendaraan sendiri, hanya butuh waktu sekitar 20 menit dari Kota Ambon karena jaraknya hanya sekitar 18 km dari pusat kota.[wlmn/yd]
| < Prev | Next > |
|---|

