Griyawisata.com, Dikisahkan ada gerbang kecil terbuat dari batu relief lengkap dengan pintu yang menutupi ruang sempit/balkon yang terletak di atas pintu masuk gedung. Jendela di ruang ini dan ruangan besar luar dipasang teralis yang kuat serta daun jendela yang membuka ke dalam.
Loteng gedung digunakan sebagai gudang untuk arsip-arsip, Genteng asli dari abad ke 18 telah diganti dengan yang baru di tahun-tahun berikutnya. Dari loteng terdapat sebuah tangga yang curam yang menuju ke menara berbentuk oktagonal. Di situ dipasang lonceng yang akan dibunyikan jika eksekusi akan dilakukan.
Tahun 1741 lonceng lama yang telah retak diganti dengan yang masih ada sekarang ini. Di atas lonceng terlihat tulisan Soli Deo Gloria - Johannes Reynhard Lempke Baas Koper - Schlager - Anno Batavia 1742. Lempke adalah pandai besi dari perkampungan tukang, ia ahli tembaga. Demikian dikisahkan Hans Bonke dan Anne Handojo dalam Dari Stadhuis Sampai Museum.
Jam yang dipasang pada dinding luar menara dihilangkan sewaktu restorasi tahun 1972. Jam mekanik, masih ada di dalam menara. Perjalanan di gedung balai kota tidak lengkap tanpa mampir di lima sel tahanan yang terletak di sisi halaman belakang balai kota.
Ruangan ini gelap dan ditutup dengan pintu kuat. Cahaya dan peredaran udara hanya melalui sebuah jendela berteralis tebal. Di sisi tembok terdapat lingkaran besi untuk merantai para tahanan.[wlmn/yg]
| < Prev | Next > |
|---|

