Griyawisata.com, Gubernur Papua Barnabas Suebu mengatakan bahwa untuk mempertahankan dan menunjukkan jati diri sebagai orang Papua, maka salah satu momentum penting yang perludipertahankan adalah terselenggaranya Festival Seni Kreasi Papua.
Seni sebagai salah satu aspek dalam penyelenggaraan pembangunan kebudayaan dan menjadi primadona dalam memberikan informasi danjuga promosi keseluruh pelosok nusantara bahkan dunia, terutamainformasi menyangkut jati diri sebagai orang Papua.
Untuk itu, kita perlu memaksimalkan seluruh kemampuan dan upayaagar seni budaya Papua dikenal dan dicintai oleh semua orang, kataGubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wagub AlexHesegem, SE pada pembukaan Festival Seni Kreasi Papua XI Tahun 2010 di Biak, pekan lalu.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Papuamenggelar Festival Seni Kreasi Papua XI Tahun 2010 di Biak selama empat hari dari 13 – 17 Oktober 2010. Kegiatan dipusatkan diHanggar Cenderawasih Lanud Manuhua Biak.
Gubernur juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan Festival SeniKreasi Papua yang dimulai tahun 2008 dan seterusnya akandilaksanakan pada lokasi permanen, yaitu di Kabupaten BiakNumfor.
Penunjukan Biak sebagai lokasi permanen untuk kegiatan FestivalSeni Kreasi Budaya Papua dimaksudkan sebagai suatu strategi dalammendukung upaya Pemerintah Provinsi Papua untuk mengaktifkankembali Kabupaten Biak Numfor sebagai Kawasan Kapet dan jugasebagai upaya menjadikan festival budaya Papua sebagai daya tarikbagi para turis baik domestik maupun mancanegara.
Gubernur Barnabas menghimbau kepada semua pihak mulai daripemerhati, pelaku dan pemilik seni budaya Papua agar berpartisipasiaktif dan memanfaatkan peluang dalam penyelenggaraan baik PestaBudaya maupun Festival Seni Kreasi Papua serta festival-festivalbudaya lainnya, sehingga mendapatkan nilai tambah yang dapatmemberikan kesejahteraan.[aj/depkominfo/wlmn]
| < Prev | Next > |
|---|

